Kelapa sawit adalah salah satu tanaman penting yang tersebar luas di wilayah tropis. Ditanam untuk produksi minyak kelapa sawit yang berlimpah. Tanaman ini juga menghasilkan limbah bernama cangkang kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit adalah bagian yang tersisa setelah ekstraksi minyak kelapa sawit dari bijinya. Meskipun sering kali dianggap sebagai limbah, cangkang kelapa sawit sebenarnya memiliki potensi dan penggunaan yang beragam. Oleh karena itu, supplier cangkang sawit memanfaatkan cangkang kelapa sawit untuk diolah menjadi yang lebih bermanfaat.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dan kegunaan dari cangkang kelapa sawit:
1. Sumber Biomassa dan Energi
Cangkang kelapa sawit adalah sumber biomassa yang melimpah. Biomassa adalah bahan organik yang berasal dari tumbuhan atau hewan yang dapat diubah menjadi energi. Cangkang kelapa sawit memiliki kandungan karbon aktif, kalori, dan volatile matter yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan uap, listrik, atau gas.
Salah satu cara untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai sumber energi adalah dengan menggunakannya sebagai bahan bakar boiler di pabrik kelapa sawit. Boiler adalah alat yang digunakan untuk mengubah air menjadi uap dengan menggunakan panas dari pembakaran bahan bakar. Uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik, atau untuk proses produksi minyak kelapa sawit lainnya.
Selain itu, cangkang kelapa sawit juga dapat diolah menjadi briket arang, yaitu bahan bakar padat yang terbuat dari campuran cangkang kelapa sawit dan bahan perekat seperti pati. Briket arang memiliki bentuk padat dan padat, sehingga mudah disimpan dan diangkut. Briket arang dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah atau bahan bakar fosil lainnya untuk memasak, pemanas, atau pembangkit listrik.
2. Bahan Baku Arang
Cangkang kelapa sawit juga dapat dijadikan sebagai bahan baku arang dengan kualitas yang tinggi. Arang adalah bahan hitam yang terbentuk dari pemanasan bahan organik tanpa udara atau dengan udara terbatas. Arang memiliki banyak kegunaan, seperti untuk memasak, menyaring air, menyuburkan tanah, atau sebagai bahan kimia.
Untuk membuat arang dari cangkang kelapa sawit, diperlukan proses pirolisis, yaitu pemanasan cangkang kelapa sawit pada suhu tinggi tanpa udara atau dengan udara terbatas. Proses ini akan menghasilkan arang, gas, dan kondensat. Arang yang dihasilkan dari cangkang kelapa sawit memiliki kandungan karbon aktif yang tinggi, yaitu sekitar 20-22 persen. Karbon aktif adalah zat yang dapat menyerap berbagai macam molekul organik atau anorganik dari larutan atau gas.
Arang dari cangkang kelapa sawit dapat digunakan sebagai bahan baku arang aktif, yaitu arang yang telah diaktivasi dengan cara dipanaskan pada suhu tinggi dengan adanya gas pengoksidasi seperti uap air atau karbon dioksida. Arang aktif memiliki luas permukaan dan porositas yang sangat besar, sehingga dapat menyerap lebih banyak molekul daripada arang biasa. Arang aktif dapat digunakan untuk menyaring air, menghilangkan warna, bau, rasa, atau zat berbahaya dari air. Arang aktif juga dapat digunakan untuk menghilangkan racun, obat-obatan, atau zat kimia lainnya dari tubuh manusia.
3. Campuran Pakan Ternak
Cangkang kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak yang baik. Pakan ternak adalah makanan yang diberikan kepada hewan peliharaan seperti sapi, kambing, ayam, atau ikan. Pakan ternak harus mengandung nutrisi yang seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
Cangkang kelapa sawit memiliki kandungan serat kasar yang tinggi, yaitu sekitar 40-50 persen. Serat kasar adalah bagian dari karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia, tetapi dapat dicerna oleh mikroorganisme di usus besar hewan ruminansia seperti sapi atau kambing. Serat kasar dapat membantu proses pencernaan hewan ruminansia, meningkatkan kesehatan usus, dan mengurangi risiko penyakit pencernaan.
Cangkang kelapa sawit juga memiliki kandungan lignin yang tinggi, yaitu sekitar 30-35 persen. Lignin adalah zat yang memberikan kekuatan dan kekakuan pada dinding sel tumbuhan. Lignin dapat meningkatkan nilai kalori dari pakan ternak, sehingga dapat memberikan energi yang lebih banyak kepada hewan. Lignin juga dapat mengurangi kehilangan nitrogen dari tubuh hewan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan protein.
Untuk menggunakannya sebagai campuran pakan ternak, cangkang kelapa sawit harus diolah terlebih dahulu dengan cara digiling, difermentasi, atau dihidrolisis. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan mengurangi kandungan anti nutrisi dari cangkang kelapa sawit. Anti nutrisi adalah zat yang dapat mengganggu penyerapan atau metabolisme nutrisi oleh tubuh hewan.
4. Bahan Pengeras Jalan
Cangkang kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengeras jalan yang kuat dan ekonomis. Jalan adalah infrastruktur yang digunakan untuk menghubungkan berbagai tempat dengan menggunakan kendaraan bermotor atau tidak bermotor. Jalan harus memiliki permukaan yang rata, halus, dan tahan lama agar dapat digunakan dengan nyaman dan aman.
Cangkang kelapa sawit memiliki sifat mekanik yang baik, seperti kekuatan tekan, kekuatan tarik, dan modulus elastisitas. Sifat mekanik ini menunjukkan kemampuan bahan untuk menahan beban atau gaya yang diberikan padanya tanpa mengalami kerusakan atau perubahan bentuk. Cangkang kelapa sawit juga memiliki sifat fisik yang baik, seperti berat jenis rendah, porositas rendah, dan permeabilitas rendah. Sifat fisik ini menunjukkan kemampuan bahan untuk menahan air atau udara yang masuk ke dalamnya.
Untuk menggunakannya sebagai bahan pengeras jalan, cangkang kelapa sawit harus dicampur dengan bahan lain seperti semen portland, pasir, atau tanah liat. Campuran ini kemudian dipadatkan dengan menggunakan alat pemadat seperti roller atau vibrator. Campuran ini dapat digunakan sebagai lapisan dasar atau lapisan permukaan jalan.
Cangkang sawit memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Beberapa keunggulan tersebut adalah:
– Cangkang sawit memiliki kandungan karbon yang tinggi (sekitar 50%) dan nilai kalor yang cukup tinggi (sekitar 20.100 kJ/kg).
– Cangkang sawit memiliki kadar air yang rendah (sekitar 15-20%) dan kadar abu yang rendah (sekitar 3-5%).
– Cangkang sawit merupakan sumber energi terbarukan yang dapat diperbaharui secara berkelanjutan.
– Cangkang sawit merupakan sumber energi yang bersih dan tidak menimbulkan polusi udara, karena tidak menghasilkan gas rumah kaca seperti CO2, SO2, dan NOx.
– Cangkang sawit merupakan sumber energi yang hemat dan efisien, karena dapat mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan peralatan.
Tidak semua pabrik kelapa sawit dapat memanfaatkan cangkang sawit sebagai bahan bakar. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah ketersediaan cangkang sawit, kualitas cangkang sawit, dan peralatan pembakaran yang sesuai. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk mencari supplier cangkang sawit yang dapat menyediakan cangkang sawit dengan kuantitas dan kualitas yang memenuhi standar.
Salah satu supplier cangkang sawit yang terpercaya adalah PT Massa Cahaya Quadrat (PT MCQ). Perusahaan ini bergerak di bidang renewable energy supplies and solution, yang menyediakan berbagai jenis bahan bakar biomassa seperti cangkang sawit, wood pellet, dan wood chip. PT MCQ juga memberikan layanan solusi bagi industri yang ingin mengganti bahan bakar fosil dengan bahan bakar terbarukan.
PT MCQ memiliki pengalaman sebagai supplier cangkang sawit dalam mengekspor cangkang sawit ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan China. Perusahaan ini juga sedang dalam proses mendapatkan sertifikat GGL (Green Gold Label) untuk memenuhi kebutuhan pasar yang mengharuskan sertifikasi tertentu. PT MCQ menjamin ketersediaan, kualitas, dan harga cangkang sawit yang kompetitif.

